Presiden Prabowo Hadiri Sejumlah Agenda Strategis Ketahanan Pangan di Jawa Timur

Jakarta, Beritaglobalnews.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda nasional di Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan tersebut meliputi peresmian Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk, panen raya jagung Kuartal II secara serentak di seluruh jajaran Polda dan Polres se-Indonesia, pengoperasionalan 166 SPPG di 18 provinsi, hingga peletakan batu pertama pembangunan 10 gudang ketahanan pangan nasional.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa Polri memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan, ekonomi kerakyatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dukungan tersebut dijalankan melalui Satgas Pangan Polri yang dipimpin oleh Anwar serta Satgas MBG Polri yang dipimpin oleh Nurworo Danang.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan buruh Indonesia. Selain itu juga akan dilaksanakan panen raya jagung Kuartal II secara serentak di seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia,” ujar Johnny Eddizon Isir kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/05/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor pertanian dan pembangunan desa.

“Polri bersama stakeholder terkait mendukung penuh program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Panen raya jagung Kuartal II ini menjadi bukti sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Selain agenda tersebut, Presiden juga dijadwalkan meresmikan pengoperasionalan 166 SPPG yang tersebar di 18 provinsi serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan 10 gudang ketahanan pangan nasional.

“Pengoperasionalan 166 SPPG di 18 provinsi dan pembangunan 10 gudang ketahanan pangan merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekosistem pangan nasional, memastikan distribusi berjalan optimal, serta meningkatkan kesiapan daerah dalam menghadapi tantangan pangan di masa mendatang,” tutup Johnny.

Rangkaian agenda ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari pertanian, distribusi logistik, hingga penguatan infrastruktur pangan di berbagai daerah. (*Red)

Riski

Recent News