Tiga Kepala Daerah Bahas Flyover Mengkreng, Solusi Atasi Kemacetan Kronis

Jombang, Beritaglobalnews.com – Upaya mengurai kemacetan di Simpang Mengkreng terus dimatangkan. Tiga kepala daerah, yakni Warsubi, Hanindhito Himawan Pramana, dan Marhaen Djumadi, menggelar pertemuan di Pos Polisi Mengkreng, Kediri, Rabu (8/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal sinergi lintas daerah dalam merespons persoalan kemacetan yang selama ini terjadi di Simpang Mengkreng, salah satu titik lalu lintas terpadat di Jawa Timur. Dalam forum itu, ketiga kepala daerah mencermati peta sirkulasi kendaraan untuk mengkaji skenario rekayasa lalu lintas jika pembangunan flyover direalisasikan.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengungkapkan bahwa berdasarkan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Simpang Mengkreng termasuk tiga besar titik kemacetan di Indonesia, khususnya saat periode Ramadan.

Kondisi tersebut tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi.

“Permasalahan ini tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas daerah agar solusi yang diambil benar-benar efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rencana pembangunan flyover di kawasan Mengkreng diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan dengan memisahkan arus lalu lintas dari arah Jombang menuju Kediri dan Nganjuk. Dengan demikian, konflik pergerakan kendaraan di simpang dapat diminimalisasi serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Sementara itu, Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan bahwa hasil pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti melalui penyusunan proposal bersama. Dokumen tersebut akan diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan serta kejelasan kewenangan pembangunan.

“Dalam satu hingga dua minggu ke depan, proposal akan kami rampungkan. Harapannya, ini bisa menjadi prioritas pembangunan karena dampaknya sangat luas, tidak hanya bagi tiga daerah, tetapi juga bagi konektivitas antarwilayah di Jawa Timur,” jelasnya.

Senada, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyampaikan bahwa pembahasan ini merupakan bagian dari langkah terstruktur yang telah dimulai sejak pekan sebelumnya. Ia optimistis, dengan komitmen bersama, rencana pembangunan flyover dapat segera masuk tahap perencanaan lanjutan di tingkat provinsi maupun pusat.

“Rapat teknis akan dilanjutkan dengan melibatkan Dinas PUPR, Bappeda, dan Dinas Perhubungan dari ketiga daerah. Target kami dalam waktu dekat sudah ada proposal lengkap beserta rekomendasi bersama,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, pembangunan flyover Mengkreng diharapkan menjadi solusi strategis untuk memperlancar arus transportasi, meningkatkan efisiensi waktu tempuh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Simpang Mengkreng sendiri merupakan jalur arteri penting yang menghubungkan Kediri, Jombang, dan Nganjuk, sekaligus menjadi lintasan utama kendaraan dari Surabaya menuju wilayah selatan seperti Madiun.

Dengan sinergi yang kuat antar pemerintah daerah, rencana ini diharapkan segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (*Red)

Riski

Recent News