Beranda / Pilihan redaksi / Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur Menggelar Ijtima’ Ulama Se-Jawa Timur Ke-III

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur Menggelar Ijtima’ Ulama Se-Jawa Timur Ke-III

KABUPATEN MOJOKERTO  Beritaglobalnews.com – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur akan menggelar Ijtima’ Ulama se-Jawa Timur ke-III di Gedung Serbaguna Universitas KH Abdul Chalim (UAC), Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto.Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Peran Fatwa Ulama dalam Menjawab Problematika Kebangsaan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan”

( 31/10/2026) Sabtu siang sampai selesai.

Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, menyampaikan dalam sambutannya di forum tersebut bahwasannya ia sangat senang sekali,dengan kehadiran para ulama pembawa fatwa ke Pondok Amanatul Ummah membawa keberkahan, rezeki tersendiri,sekaligus mendatangkan ampunan dosa bagi tuan rumah,sebagai tempat rapat, alhamdulillah juga bisa memfasilitasi kegiatan tersebut juga akan membahas persoalan risywah atau praktik suap yang tengah menjadi perhatian publik.“Termasuk juga akan membahas tentang risywah,” ia juga bercerita sedikit tentang pondok Amanatul Ummah tersebut dalam membangun alhamdulillah selama ini tidak membuat proposal karena sudah bisa menghidupi ujar Kiai Asep .

Sementara itu Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) bukan sekedar pelayan umat (khadimul Ummah) melainkan juga mitra setrategis pemerintah (shadigul hukumah), ia juga MUI Jawa Timur untuk memperkuat sinergi dalam membimbing kehidupan keagamaan dan kemaslahatan di masyarakat, mengoptimalkan dakwah digital dan moderat untuk menghadapi disrupsi serta mencegah ketentraman sosial di tengah tingginya kebutuhan masyarakat akan referensi keagamaan secara daring, menjadikan momentum musyawarah atau pengukuhan pengurus untuk merumuskan arah kebijakan serta prioritas program kerja dalam menjawab berbagai persoalan umat,” Ungkap Gubernur Jawa Timur Khofifah.

 

Ketua Umum MUI Jawa Timur Prof Dr KH Abd Halim Soebahar tersebut. Menurutnya, pembahasan risywah menjadi salah satu materi khusus dalam forum ulama tersebut.Ijtima’ Ulama ini akan dihadiri pengurus MUI dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur serta alim ulama dari pesantren, perguruan tinggi, Ma’had Aly, dan organisasi kemasyarakatan Islam.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, pengasuh Pondok Amanatul Ummah Prof.Dr.KH.Asep Saifuddin Chalim MA, Bupati Mojokerto yang bisa akrab di panggil Gus Barra bersama forkopimda Mojokerto,dua ulama dari Universitas Al-Azhar Mesir, yakni Syaikh Ahmad Muhammad Mabruk dan Syaikh Dr Faraq Salim Al-Azhari, juga hadir dalam kegiatan tersebut. MUI kabupaten/kota akan mengirimkan dua perwakilan, yakni ketua yang membidangi fatwa dan perwakilan Komisi Fatwa. Forum ini diharapkan menjadi ruang penguatan peran ulama dalam merespons berbagai persoalan keagamaan dan kemasyarakatan. (Heni)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *