Mojokerto, Beritaglobalnews.com – Dalam upaya memperkuat komunikasi sosial dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat, Kodim 0815/Mojokerto menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama komponen masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Data Makodim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 01, Kota Mojokerto, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama lintas kepercayaan, perwakilan Majelis Ulama Indonesia, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh masyarakat di wilayah Mojokerto.
Dalam sambutannya, Dandim 0815/Mojokerto, Abi Swanjoyo, menekankan pentingnya silaturahmi sebagai fondasi dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial. Ia menyebut momentum pasca-Idulfitri di bulan Syawal sebagai waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkenalkan diri kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, saya ingin menjalin silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai Dandim 0815/Mojokerto. Sesuai pepatah, tak kenal maka tak sayang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa TNI memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menjaga pertahanan negara, tetapi juga dalam mendukung pembangunan serta menjaga keamanan di daerah.
Ia juga menekankan bahwa prajurit TNI tidak terlibat dalam politik praktis, namun tetap memiliki peran dalam menjaga kepentingan negara dan bangsa.
“Kami berpegang pada prinsip bahwa tentara lahir dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat. Loyalitas kami adalah kepada negara dan pilihan rakyat,” tegasnya.
Selain itu, Dandim yang akrab disapa Abi tersebut mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi arus informasi di era digital. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita kedepankan pemikiran yang bijak dan berdasarkan data serta fakta,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan dialog interaktif antara Dandim dan para peserta. Melalui komunikasi yang intensif dan tatap muka langsung, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan di wilayah Mojokerto.(*Red)