Kasus Tipiring Turun 32,6 Persen di 2025, Polres Mojokerto Kota Paparkan Capaian Kinerja Akhir Tahun

Mojokerto, Beritaglobalnews.com – Polres Mojokerto Kota menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 sebagai wujud pertanggungjawaban publik sekaligus transparansi kinerja Kepolisian kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut dipaparkan evaluasi pelaksanaan tugas sepanjang tahun 2025, mulai dari penanganan tindak pidana, pengungkapan kasus narkoba, penegakan hukum lalu lintas, hingga upaya preventif menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Mojokerto Kota dan rekan-rekan media.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa capaian kinerja Polres Mojokerto Kota tidak terlepas dari dukungan masyarakat serta sinergi lintas sektor. Konferensi pers akhir tahun ini juga menjadi agenda rutin untuk menyampaikan hasil kinerja Kepolisian kepada publik sekaligus mempererat silaturahmi dengan insan pers.

“Apa yang kami sampaikan hari ini merupakan bentuk transparansi kinerja Polres Mojokerto Kota. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga stabilitas kamtibmas, serta menindak tegas setiap bentuk kejahatan, khususnya narkoba dan kejahatan yang meresahkan masyarakat,” ujar AKBP Herdiawan.

Kriminalitas Umum: 233 Kasus Sepanjang 2025

Sepanjang tahun 2025, Polres Mojokerto Kota mencatat 233 laporan tindak pidana, dengan 104 kasus berhasil diselesaikan (crime clearance). Adapun kasus-kasus menonjol yang ditangani antara lain:

• Penipuan dan penggelapan

• Pencurian dengan pemberatan (Curat)

• Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor)

• Kejahatan fidusia

• Perlindungan anak

• Judi

• Kejahatan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

• Kekerasan terhadap perempuan dan anak
Keberhasilan pengungkapan ini

menunjukkan keseriusan Polres Mojokerto Kota dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Pengungkapan Kasus Narkoba Meningkat

Pada tahun 2025, Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota menangani 120 kasus narkoba dengan 147 tersangka, meningkat dibanding tahun 2024 yang mencatat 114 kasus.

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi:

• Sabu-sabu lebih dari 1,6 kilogram

• Ribuan butir pil Double L

• Ekstasi

• Psikotropika golongan IV

Beberapa pengungkapan besar berhasil dilakukan, termasuk penangkapan pelaku dengan barang bukti hingga ±1 kilogram sabu di wilayah Kota Mojokerto.

Kecelakaan Lalu Lintas: Korban Jiwa Menurun

Selama tahun 2025 terjadi 363 kasus kecelakaan lalu lintas, naik sekitar 1 persen dibanding tahun sebelumnya. Namun demikian, jumlah korban meninggal dunia justru menurun 11 persen, dari 54 orang pada 2024 menjadi 48 orang pada 2025.

Korban luka berat juga turun signifikan, dari 7 orang menjadi 1 orang. Sementara kerugian material tercatat menurun hingga 50 persen, menandakan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta efektivitas langkah preventif Kepolisian.

Penegakan Hukum Lalu Lintas

Sepanjang tahun 2025, Polres Mojokerto Kota mencatat:

• 3.442 tilang manual

• 518 tilang ETLE

• 1.368 tilang INCAR (mengalami peningkatan signifikan)

• 18.062 teguran simpatik

Secara keseluruhan, jumlah pelanggaran lalu lintas yang ditindak mencapai 23.390 kasus.

Penertiban Tipiring Turun 32,6 Persen

Penanganan penyakit masyarakat (pekat) atau pelanggaran tindak pidana ringan (Tipiring) mengalami penurunan signifikan sebesar 32,6 persen, dari 892 kasus pada tahun 2024 menjadi 601 kasus di tahun 2025.
Penurunan tersebut meliputi:

• Peredaran minuman keras ilegal

• Pelanggaran asusila

• Konvoi liar dan balap liar

• Penggunaan knalpot brong

Namun demikian, terdapat peningkatan pada aktivitas meminta-minta di tempat umum. Sepanjang tahun 2025, Polres Mojokerto Kota juga menyita 1.323 botol minuman keras ilegal dari berbagai jenis.

Komitmen Penguatan Preventif dan Sinergi

Selain penegakan hukum, Polres Mojokerto Kota terus memperkuat langkah preventif melalui patroli rutin, operasi kepolisian kewilayahan, edukasi masyarakat, serta sinergi dengan instansi terkait untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Konferensi pers akhir tahun ini menjadi refleksi sekaligus komitmen Polres Mojokerto Kota untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, profesionalisme personel, serta kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
(*Red)

Riski

Recent News