Semarang, Beritaglobalnews.com – Sebanyak 400 siswa terbaik nasional hasil seleksi Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai berdatangan dari seluruh Indonesia ke Akademi Kepolisian Semarang. Mereka akan mengikuti seleksi terpusat yang dijadwalkan mulai 31 Maret 2026.
Sebelumnya, SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) telah mengumumkan hasil NST Tahap II yang menetapkan 400 peserta terbaik untuk melaju ke tahap akhir.
Kehadiran para peserta di Akpol menjadi penanda dimulainya fase krusial dalam proses seleksi calon siswa unggulan.
Antusiasme Tinggi dan Seleksi Ketat
Dari 3.000 peserta yang lolos NST Tahap I, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II dengan tingkat partisipasi mencapai 88,13% dari seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda dalam mengikuti seleksi berbasis meritokrasi.
NST Tahap II menguji kemampuan Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta Bahasa Inggris dengan soal berbahasa Inggris. Penilaian menggunakan metode Item Response Theory (IRT) yang mampu mengukur kemampuan peserta secara objektif dan presisi.
Penentuan kelulusan dilakukan melalui sistem peringkat nasional. Skor 400 peserta terbaik berada pada rentang 630–770, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 580. Hanya sekitar 15,1% peserta yang masuk kategori nilai tinggi berdasarkan standar prediktif International Baccalaureate (IB).
Polri: Seleksi Transparan dan Berbasis Merit
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa seleksi ini dirancang transparan dan berbasis data.
“SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem ini mengedepankan meritokrasi, transparansi, dan objektivitas.
Empat ratus peserta yang lolos merupakan representasi potensi terbaik bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan seleksi secara terpusat di Akpol memastikan standar penilaian yang sama bagi seluruh peserta sebagai bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan proses yang adil dan akuntabel.
Representasi Nasional dan Beragam Latar Belakang
Sebanyak 400 peserta berasal dari 28 provinsi di Indonesia. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak antara lain:
• Jawa Barat
• DKI Jakarta
• Jawa Tengah
• Sumatera Utara
• DI Yogyakarta
• Banten
• Jawa Timur
• Bali
• Kepulauan Riau
• Sumatera Selatan
Dari sisi komposisi:
• 251 laki-laki (62,75%)
• 149 perempuan (37,25%)
Berdasarkan asal sekolah:
• SMP Negeri: 44%
• Swasta kurikulum nasional: 42,5%
• Swasta kurikulum internasional: 13,5%
Data ini menunjukkan bahwa keberhasilan ditentukan oleh kemampuan dan daya saing, bukan latar belakang sekolah.
Tahapan Seleksi Akhir
Pada seleksi terpusat di Akpol Semarang, peserta akan mengikuti berbagai tahapan, meliputi:
• Tes akademik lanjutan
• IELTS prediction test
• Pemeriksaan kesehatan (rikkes)
• Tes psikologi dan penelusuran mental kepribadian (PMK)
• Uji kesamaptaan jasmani
• Leaderless Group Discussion (LGD)
• Wawancara peserta dan orang tua
Dari seluruh proses tersebut, nantinya akan dipilih sekitar 180 peserta terbaik untuk menjadi siswa angkatan kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
Membangun Generasi Unggul
SPMB SMA KTB 2026 menjadi momentum strategis dalam menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta jiwa kepemimpinan.
Melalui sistem pendidikan berasrama, SMA KTB diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses seleksi yang kredibel, transparan, dan akuntabel, serta memastikan informasi dapat diakses secara luas oleh masyarakat. (*Red)